/Ini Manfaat Yang Aku Rasakan Dari Menulis Bebas

Ini Manfaat Yang Aku Rasakan Dari Menulis Bebas

Selama aku belajar untuk rutin menulis, aku menggunakan tehnik menulis bebas. Tehnik menulis bebas ini sering juga disebut dengan menulis seperti berbicara. Keduanya sama saja hanya namanya yang berbeda. Dengan menulis bebas, seorang penulis akan mudah untuk mengenali diri. Karena pada intinya menulis bebas adalah menulis sesuka-suka kita. Tehnik menulis bebas ini telah lama dipopulerkan oleh Peter Elbow dalam bukunya writing without teacher.

Saat memulai menulis, aku mengatakan pada diriku “aku bebas menulis apapun sejelek apapun di dunia ini”. Pikiran ini membutuhkan tempat dan ruang yang tak dibatasi. Sebebas-bebasnya, maka aku tak heran hasil pertama akan berantakan tetapi memiliki daya tarik yang luar biasa memikat.

Aku merasa sangat cocok dengan gaya menulis bebas ini. Apalagi kebebasan pertama dalam menulis menggunakan tehnik ini sangat sesuai dengan karakter pribadiku yang tidak suka dikekang. Saat menulis bebas, aku tak peduli apakah tulisanku bagus atau tidak. Jika memang tulisan itu tidak berguna dan terlalu memalukan untuk aku bagi, aku akan hapus tulisan itu.

Yang penting bagiku adalah bagaimana aku bisa mengeluarkan pikiran yang sudah menumpuk di dalam. Jika sampahnya sudah bersih, otomatis tulisan yang akan aku hasilkan akan bagus. Dalam menulis bebas yang paling penting tidak perlu banyak memikirkan tentang tetek bengek aturan kepenulisan sehingga kegiatan menulis tidak terhenti. Dan yang sangat menggembirakan, tehnik menulis bebas sudah ada pada setiap manusia. Sama halnya seperti kemampuan dalam berbicara. Setiap orang memiliki kemampuan berbicara sehingga dengan mudahnya orang tersebut bisa mengungkapkan apa yang dikehendakinya.

Aku merasakan dengan menulis sebebas-bebasnya merupakan cara teraman untuk mengeluarkan pikiran dari kegagapan menulis, sehingga membuatku tidak berhenti hanya untuk memikirkan apa yang ingin aku tulis. Kata para penulis, “Dengan menggunakan gaya menulis bebas, penulis pemula akan cepat berkembang menjadi penulis yang professional, asalkan setiap hari rutin menulis.” Yang terpenting ketika memulai menulis, sebagai penulis harus menemukan mana gaya yang paling nyaman untuk menulis.

Banyak sekali penulis hebat menggunakan tehnik freewriting ini. Memang sungguh menyenangkan bisa menulis apa saja yang muncul ketika kita mulai menulis, terlepas apakah itu nyambung atau tidak. Aku sendiri memiliki banyak sekali draf kasar yang belum aku edit dan revisi. Itu semua berkat gaya menulis bebas yang membuatku tanpa takut dalam menulis.

Memulai menulis memang bukan perkara mudah. Aku sudah melewati masa kritis membangun kebiasaan menulis ini. Hal yang paling mudah dalam menulis adalah menulis tentang diri sendiri. Dengan berlatih menerapkan gaya menulis bebas saat menulis sangat membantu. Ketika menulis bebas, apapun yang ingin ditulis bisa bebas sebebas-bebasnya. Tak ada orang yang berhak menghakimi diri kita dalam menulis bebas.

Facebook Comments
Bagikan ini...

Pengusaha Muda, Pengajar, dan Tourist Guide