/19 Latihan Untuk Meningkatkan Keahlian Menulis

19 Latihan Untuk Meningkatkan Keahlian Menulis

Ada banyak latihan yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis termasuk dalam mencari ide. Latihan dibawah ini membantu penulis dalam menemukan ide awal dalam memulai.

  1. Awali Menulis Tentang Diri Sendiri.

Dalam kehidupan yang telah kita lalui terdapat banyak kisah menarik yang bisa diceritakan. Tuliskan catatan perjalanan dari kecil sampai umur kita sekarang ini. Meskipun awalnya terlihat sulit, jangan terkejut setelah menulis lebih dari 50 halaman, kita malah ingin menulis terus dan terus tanpa henti sebanyak mungkin tentang diri kita.

  1. Mulailah Menulis Dengan Kata Pengandaian

Contoh kata pengandaian seperti; apa jadinya jika suatu hari seseorang tiba-tiba memiliki kemampuan membaca pikiran orang lain? Kembangkan kalimat pengandaian ini dengan cerita dalam alur apa saja. Sebagai penulis kita akan sangat terkejut ternyata menulis dengan berandai-andai bisa dengan mudah diwujudkan.

  1. Pilihlah Sepuluh Orang Yang Kita Kenal

Sebagai manusia pasti kita mengenal lebih banyak orang bukan? Lalu gambarkan mereka menjadi satu orang. Ambil sifat-sifat yang menyenangkan dari setiap orang, lalu kombinasikan menjadi satu. Kemudian, berceritalah tentang karakter baru itu. Karakter ciptaan itu akan membuat penulis terbiasa nantinya ketika menentukan tokoh yang kuat untuk novelnya.

  1. Rekam Perbincangan Yang Menarik

Tips selanjutnya merekam percakapan selama lima menit, baik itu diskusi youtube atau televisi. Tulislah dialog yang ada dalam rekaman itu sama persis seperti yang dibicarakan. Lalu jika sudah selesai, tambahkan sendiri apa yang kita inginkan dalam percakapan tadi. Ciptakan dialog itu menjadi cerita yang menarik dan kembangkan menjadi novel saku.

  1. Mulailah Menulis Buku Kematian Diri Sendiri

Ketika kita membayangkan akan meninggalkan dunia ini, apa yang ingin kita tinggalkan. Meskipun kelihatannya agak membingungkan, buku tentang kematian diri ini sangat bermanfaat. Menulislah seolah-olah kita akan meninggal hari ini, satu minggu, satu bulan, satu tahun, atau tiga atau lima tahun lagi di masa depan.

  1. Deskripsikan Ruangan

Mulailah mendeskripsikan ruang kerja, kamar tidur, rumah, kampus, serta tempat-tempat yang sering kita kunjungi dan yang sudah familiar. Libatkan rasa, suara, suasana, dan bau untuk menulis, jangan gunakan indra penglihatan untuk menuliskan apa yang ingin kita jelaskan, karena hasilnya akan mengabur saat ditangkap oleh pembaca.

  1. Tulislah Wawancara Fiksi Dengan Diri Sendiri

Tanya dan jawab sendiri seolah-olah ada dua orang dalam tulisan kita. Yang uniknya disini adalah hanya kita sendiri yang berkhayal melakukannya. Lakukan secara profesional seolah-olah hasil wawancara itu untuk diterbitkan disuatu majalah, tabloid, atau koran.

  1. Cari Satu Artikel Yang Menarik

Kembangkan artikel yang sudah ada dengan bahasa sendiri. Ikuti saja kemana arah ceritanya. Apakah tetap menjadi artikel atau malah bisa menjadi sebuah novel yang tebalnya sampai 400 halaman. Biarkan imajinasi berkembang dengan menulis bebas. Kembangkan semaksimal mungkin dengan menambah imajinasi-imajinasi liar kita. Jangan merasa kita miskin kreativitas dalam menulis, karena alaminya daya kreativitas seseorang akan semakin meningkat dengan latihan rutin. Ingat saja, menulis bukan untuk orang lain, tetapi menulis untuk diri kita sendiri.

  1. Menulis Novel Dengan Karakter Khayalan Yang Kita Ciptakan.

Tulislah semua yang kita bayangkan seolah-olah itu memang bisa menjadi kenyataan cerita. Buat cerita dengan dialog yang hidup antar sesama tokoh dalam novel yang kita tulis. Dan tulislah dalam sudut pandang orang pertama agar menulis semakin tambah menyenangkan.

  1. Cari Kata-Kata Mutiara Atau Quotes

Quotes para ahli sering menggelitik kita dalam menulis tentang hal yang menarik yang ingin kita angkat, lalu kembangkan kata-kata itu. Dari satu quotes yang kita angkat bisa dipilah-pilah menjadi beberapa bagian dalam tulisan. Perbanyak membaca untuk menambah alur cerita dan jumlah halaman yang ingin kita selesaikan.

  1. Pilihlah Seorang Penulis

Gambarkan dan jelaskan seorang penulis tentang bagaimana cara dia menulis. Hal-hal apa yang membuat kita menyukai tulisannya, bagaimana dia membuat ceritanya menarik untuk dibaca, apa yang bisa kita tuliskan tentang cara dia menulis. Menulis dengan cara seperti ini sama seperti melatih diri kita menulis biografi tokoh.

  1. Ubah Sudut Pandang

Jadi ubah kata aku menjadi dia. Ketika kita menulis dengan menggunakan sudut pandang orang pertama, hasilnya akan jauh berbeda dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga. Sudut pandang dalam menulis harus dilatih agar kemampuan menulis bisa meningkat dengan cepat. Lakukan cara ini untuk jenis tulisan pendek bukan yang berbentuk buku. Mulailah menulis cerita pendek dengan menggunakan orang ketiga.

  1. Tulislah Masa Kecil

Menulis masa lalu melalui cara pandang seorang anak akan membebaskan kita dalam kosakata. Menulis dengan menggunakan bahasa yang sederhana membuat penulis kaya akan gaya menulisnya. Sudut pandang seorang anak kecil sangat berbeda dengan sudut pandang orang dewasa. Perhatikan bahasa anak-anak yang sering mereka gunakan, lalu lihat juga bagaimana cara mereka berpikir.

  1. Ingat Perdebatan

Tulislah pertengkaran atau perdebatan yang pernah kita alami dengan orang lain, kemudian tulislah perdebatan itu dari sudut pandang orang yang berdebat dengan kita. Ini melatih kemampuan kita dalam menulis pemikiran orang lain, bukan untuk menulis dari sudut pandang diri kita sendiri.

  1. Dengarkan Percakapan Orang

Duduklah di rumah makan, atau di mana saja yang terdapat banyak orang untuk kita dengarkan percakapan mereka. Tulislah dengan bahasa yang mereka bicarakan, bukan dengan bahasa kita. Lalu tambahkan dan selesaikan percakapan mereka dalam bentuk cerita. Namun harus diingat, gaya bahasanya tetap menggunakan gaya bahasa mereka.

  1. Tulislah Ketakutan Terbesar

Apakah ada sesuatu barang yang untuk menyentuhnya saja kita tak sudi? Atau suara yang bikin bergidik? Gambarkan apa saja yang membuat kita takut sedetail mungkin. Apa yang kita rasakan, bagaimana rasanya di tubuh, apa yang kita lihat dan apa juga yang kita pikirkan. Gunakan ketakutan atau mimpi buruk menjadi awal sebuah cerita. Tulislah dalam sudut pandang orang pertama. Bayangkan sebelumnya apa yang terjadi sampai kita berada di titik yang paling buruk dalam hidup ini. Apakah kita bisa lolos atau terjebak oleh ketakutan terbesar kita?

  1. Buat Rencana Tentang Cerita Misteri Pembunuhan

Masukkan tiga detail- sebuah koran, sebuah tiket pesawat dan sebuah lipstik. Terserah bagaimana kita menggunakannya, yang penting tiga barang itu harus punya peran yang penting dalam plot cerita.

  1. Gambarkan Yang Dilakukan Orang Untuk Mencari Nafkah

Bisa menulis tentang kehidupan kita sendiri, atau bisa juga hidup orang lain. Melalui gambaran cara orang mencari nafkah, coba bawa pembaca masuk dan mengenal karakter.

  1. Menulislah Tentang Teman Lama

Teman lama bisa dekat sekali dengan kita atau malah jauh, tapi dengan alasan apapun, sekarang dia tak ada lagi dalam kehidupan kita. Gambarkan secara kasar tentang orang itu saat pertama kali bertemu. Gambarkan saja sebaik dan sejelas mungkin. Kalau kita ingat apa yang dia katakan tuliskan saja.

https://yanibeefit.com/tujuh-manfaat-menulis-yang-tak-disangka-sangka/

Facebook Comments
Bagikan ini...

Pengusaha Muda, Pengajar, dan Tourist Guide